
Liputan6.com, Jakarta – Hyundai Motor Company dan Kia Corporation resmi mengumumkan pengembangan Vision Pulse, sebuah teknologi keselamatan pengemudi inovatif. Fitur ini memanfaatkan sinyal ultra-wide band (UWB) untuk memetakan hambatan di sekitar kendaraan secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi, sehingga meningkatkan keselamatan berkendara secara signifikan.
Cara Kerja Vision Pulse
Vision Pulse menggunakan modul UWB yang terpasang di kendaraan untuk memancarkan sinyal. Jika kendaraan lain, pejalan kaki, atau sepeda di sekitarnya juga dilengkapi modul UWB — misalnya melalui smartphone, wearable, atau perangkat tracker tertentu — sistem dapat mengukur waktu tempuh sinyal antar perangkat untuk menentukan posisi masing-masing dengan tepat.
Ketika potensi tabrakan terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan dini untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengendara secara langsung.
UWB: Mendefinisikan Ulang Keselamatan Perkotaan
Teknologi deteksi blind spot tradisional biasanya bergantung pada sensor statis atau jaringan komunikasi yang lambat, sehingga akurasi dan responsnya terbatas. Vision Pulse mengatasi hal ini dengan modul UWB yang mampu memproses sinyal dengan cepat dan presisi, sekaligus tetap efisien dari sisi biaya karena memanfaatkan modul UWB yang sudah banyak digunakan di kendaraan modern.
Selain itu, teknologi ini mengurangi kebutuhan sensor mahal seperti LiDAR dan radar. Modul UWB bekerja pada bandwidth GHz, minim interferensi, dan memiliki kemampuan penetrasi serta difraksi yang tinggi. Dengan teknologi ini, Vision Pulse mampu mendeteksi objek bahkan di persimpangan kota yang kompleks, dengan margin error hanya 10 cm dalam radius 100 meter.
Akurasi dan Kecepatan Deteksi
Vision Pulse mempertahankan akurasi lebih dari 99 persen, bahkan dalam kondisi cuaca buruk atau malam hari. Kecepatan komunikasi sistem ini hanya sekitar 1–5 milidetik, sehingga keselamatan dapat dikelola secara real-time. Hyundai dan Kia juga mengembangkan algoritma prediktif untuk memproyeksikan posisi objek bergerak cepat di sekitar kendaraan dengan tepat.
Potensi Penerapan Luas
Selain membantu pengemudi, Vision Pulse memiliki potensi penggunaan yang lebih luas:
Mobilitas Industri: Mencegah tabrakan di area kerja atau gudang dengan menyesuaikan deteksi terhadap pergerakan manusia dan mesin, sehingga dapat menekan kecelakaan kerja.
Respons Bencana: Membantu menemukan korban tertimbun reruntuhan dalam keadaan darurat melalui pemetaan posisi secara akurat.
Teknologi Vision Pulse menegaskan komitmen Hyundai Motor dan Kia untuk menghadirkan inovasi keselamatan canggih yang mampu beradaptasi dengan kondisi perkotaan, industri, dan situasi darurat, sekaligus mendukung pengemudi dalam menghadapi risiko secara proaktif.
SUMBER. LIPUTAN6.COM




